suaradunianusantara.net – Gempa Pacitan berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026, kembali menegaskan pentingnya komunikasi risiko di wilayah pesisir selatan Jawa yang berhadapan langsung dengan zona megathrust aktif. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini berasal dari mekanisme pergerakan naik (thrusting), ciri khas subduksi megathrust Jawa. Hasil pemodelan memastikan tidak ada potensi tsunami, namun karakter geografis kawasan tetap menjadikan risiko gempa Pacitan sebagai perhatian strategis bagi masyarakat pesisir. Secara geografis, Pacitan memiliki teluk sempit dan garis pantai yang dapat memperkuat amplitudo gelombang tsunami jika gempa…
Read More