Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah anggapan bahwa penolakan konser Andrea Bocelli di Indonesia dipicu sentimen keagamaan. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan hal itu pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Penolakan itu bermula dari seruan MUI pada 10 Oktober 2026. Lembaga tersebut mendesak pemerintah membatalkan dua konser Bocelli dalam tur Romanza 30th Anniversary World Tour. Pertunjukan perdana dijadwalkan di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober. Konser kedua berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November.
Klarifikasi MUI soal Konser Andrea Bocelli
Sudarnoto menilai klarifikasi perlu disampaikan. Sejumlah pihak mencoba membangun narasi bahwa MUI menolak penyanyi tenor asal Italia itu karena isu agama. Ia membantah narasi tersebut dengan tegas.
“Kami tolak bukan karena lagunya. Pun bukan karena agama yang dianutnya,” tutur Sudarnoto.
Menurut Sudarnoto, MUI berpijak pada rekam jejak Bocelli. Sang tenor pernah tampil dalam gala penggalangan dana Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di Los Angeles pada 2010. Laporan Associated Press (AP) juga mencatat konser Bocelli di Tel Aviv pada 2022.
Sudarnoto menyesalkan keputusan Bocelli yang tidak menolak acara itu. “Kami tidak bisa menerima tamu yang memberikan dukungan terhadap pembunuh. Seharusnya Bocelli menolak, tapi tidak. Kalau dia mau, sebenarnya bisa ditolak,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Kalau memang memihak kepada kemanusiaan, Andrea Bocelli seharusnya menolak konser itu. Dia harus tahu, IDF itu adalah mesin pembunuh yang sangat luar biasa.” Pernyataan tersebut mencerminkan penilaian MUI.
Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Jadi Rujukan
Selain alasan kemanusiaan, MUI merujuk Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina. Sudarnoto menilai sikap Bocelli bertentangan dengan komitmen umat Islam dalam fatwa tersebut.
“Haram hukumnya orang Islam mendukung Israel dan para pendukungnya. Sedangkan Andrea Bocelli ini pendukung Israel secara langsung atau tidak langsung karena dia ikut menggalang dana yang sangat besar untuk IDF,” tuturnya.
Sejumlah media mengingatkan perlunya kehati-hatian. Menurut iNews, penampilan di sebuah acara belum otomatis membuktikan dukungan pribadi terhadap kebijakan militer tertentu. Klaim pendanaan langsung, kata media itu, memerlukan bukti tambahan.
Empat Pernyataan Sikap MUI
MUI menyampaikan empat poin pernyataan sikap terkait pemboikotan konser Andrea Bocelli di Indonesia. Pertama, lembaga itu menolak tegas seluruh konser sang tenor di Tanah Air.
Kedua, MUI mendorong pemerintah bertindak tegas. Pemerintah, kata MUI, sebaiknya tidak menerbitkan izin dan membatalkan seluruh agenda pertunjukan tersebut.
Ketiga, MUI meminta pemerintah konsisten memajukan sektor ekonomi kreatif yang steril dan tidak terafiliasi dengan zionis Israel. Menurut MUI, sikap itu menjaga kedaulatan bangsa.
Keempat, MUI mengimbau manajemen Bocelli dan pihak promotor menghormati keputusan tersebut.
Respons Pemerintah dan Aparat Daerah
Pemerintah belum menutup ruang dialog. Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji bertemu pimpinan MUI di Jakarta pada pertengahan Oktober 2026. Ia menyatakan pemerintah mendukung Palestina dan akan mengikuti sikap MUI, seperti dilaporkan AP dan The Jakarta Post.
Bayu juga menjelaskan bahwa urusan perizinan konser berada di luar wewenang Kementerian Pariwisata. Di daerah, Polresta Magelang menarik rekomendasi izin konser di kawasan Candi Borobudur pada 14 Oktober 2026, menurut Sindonews. Petugas juga menurunkan baliho promosi acara.
Hingga laporan AP pada 14 Oktober 2026, Bocelli dan penyelenggara belum menanggapi keberatan MUI secara terbuka. Penelusuran redaksi sampai 23 Oktober 2026 belum menemukan pengumuman pembatalan resmi dari penyelenggara.
Menanti Kepastian Nasib Konser
Polemik konser Andrea Bocelli kini bertumpu pada keputusan pemerintah dan penyelenggara. MUI menegaskan sikapnya berpijak pada etika, moralitas, dan kemanusiaan, bukan agama sang penyanyi. Jadwal pertunjukan, 31 Oktober di Borobudur dan 3 November di Jakarta, kian dekat. Publik menanti kepastian berikutnya.
Sumber rujukan: Associated Press, MUI Digital.