Olahraga

Gloria Terry Latihan 2 Hari, Lolos Semifinal Kudus Super 100

Gloria Terry
Gloria Terry

Duet Gloria Terry melaju ke semifinal Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters 2026 usai mengalahkan Ki Dong-ju/Jeong Na-eun, Jumat (23/10/2026). Pasangan Indonesia-Singapura itu menang 21-16, 19-21, 22-20 di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus, setelah hanya berlatih bersama dua hari.

Gloria Emanuelle Widjaja dan Terry Hee Yong Kai membela negara yang berbeda. Gloria berasal dari Indonesia, sedangkan Terry mewakili Singapura. Karena itu, duet Gloria Terry punya cara tersendiri untuk menjaga kekompakan di lapangan.

Cara Gloria Terry Menjaga Chemistry Beda Negara

Perbedaan negara memaksa keduanya menjalani program latihan rutin secara terpisah. Gloria berlatih di Indonesia. Terry mengasah kemampuan di Singapura. Mereka baru berlatih intens bersama ketika kejuaraan sudah di depan mata.

Pola itu kembali berlaku menjelang Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters 2026. Gloria menyebut persiapan intensif mereka hanya memakan waktu dua hari. Kedua pemain memaksimalkan waktu singkat itu untuk berlatih penuh di lapangan.

"Kami latihan intens cuma dua hari. Ya, maksudnya dua hari itu pun kami maksimalkan banget untuk full court di lapangan. Jadi, chemistry-nya kita balikin lagi. Selebihnya ya yang lupa-lupa diingetin lagi, enggak terlalu susah banget sih," ujar Gloria saat ditemui pada Jumat (23/10/2026), seperti dikutip Kumparan Sport.

Untuk turnamen di Kudus, Gloria menyempatkan diri terbang ke Singapura demi mematangkan persiapan bersama. Di kesempatan lain, Terry bergantian menyambangi Indonesia untuk berlatih.

"Kemarin sih aku yang ke Singapura untuk prepare latihan di sana. Walaupun dapat cuma beberapa hari, tetapi setidaknya kami ada niat untuk balikin performa," tambah mantan pemain pelatnas tersebut.

Terry Hee: Latihan Singkat Lebih Baik daripada Tidak Sama Sekali

Sikap optimistis juga datang dari Terry. Menurut atlet Singapura itu, sesi latihan singkat bersama Gloria jauh lebih berharga daripada tidak berlatih gabungan sama sekali.

"Better than nothing. Dan pastinya saling percaya," ungkap Terry.

Terry menjelaskan bahwa keduanya tetap menjaga kondisi fisik dan teknik lewat latihan mandiri di negara masing-masing. Ketika berkumpul, fokus utama mereka hanya menyelaraskan rotasi dan chemistry di lapangan.

"Latihan bersama sekali lah agar chemistry-nya terbentuk," imbuhnya.

Laga Perempat Final Gloria Terry Berlangsung Ketat

Siasat tersebut terbukti ampuh pada babak perempat final. Gloria/Terry menumbangkan wakil Korea Selatan, Ki Dong-ju/Jeong Na-eun, lewat pertarungan tiga gim. Skor akhirnya 21-16, 19-21, dan 22-20.

Gloria/Terry mengamankan gim pertama dengan selisih lima poin. Pasangan Korea Selatan membalas dengan merebut gim kedua. Pertandingan lalu masuk gim penentuan yang baru selesai setelah kedua pasangan mencapai angka 20-20.

Berdasarkan bagan turnamen BWF, Terry Hee/Gloria menempati unggulan keenam di nomor ganda campuran. Unggulan pertama diisi pasangan tuan rumah, Bimo Prasetyo/Thesya Munggaran.

Latar Duet Indonesia-Singapura dan Turnamen di Kudus

Kemitraan lintas negara ini bukan hal baru. JawaPos.com melaporkan bahwa Gloria dan Terry pertama kali dipasangkan untuk Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada Januari lalu.

Federasi Bulu Tangkis Singapura (SBA) membentuk duet tersebut, menurut laporan JawaPos.com yang mengutip The Straits Times. Kini keduanya kembali berduet di Kudus.

Polytron Kudus Super 100 Indonesia Masters 2026 berlangsung pada 20–25 Oktober 2026 di GOR Djarum Arena Kaliputu, Kudus. Kejuaraan ini diikuti pebulu tangkis dari 16 negara. Mereka memperebutkan total hadiah USD 120.000 di lima nomor: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Kumparan Sport melaporkan, sejumlah pemain memuji fasilitas arena tersebut pada Rabu (21/10/2026). Gloria menilai pendingin ruangan dan ruang istirahat pemain sudah nyaman. Terry memberi pujian serupa untuk ruang istirahat atlet.

Menanti Laga Semifinal

Kemenangan atas Ki/Jeong menempatkan Gloria/Terry di empat besar nomor ganda campuran. Mereka kini menanti laga semifinal dengan modal chemistry yang sudah pulih. Persiapan dua hari terbukti cukup untuk melewati laga tiga gim yang menguras tenaga.

Kisah Gloria Terry menunjukkan bahwa jarak dan perbedaan negara tidak otomatis menghalangi kekompakan. Rasa saling percaya dan latihan terfokus menjadi kunci duet ini. Hasil di Kudus memberi bukti nyata bagi strategi tersebut.