Kebakaran Pasar Andir melanda Kecamatan Bayongbong, Garut, Rabu malam, dengan lima kios hangus dan dua lainnya terdampak.
Kebakaran Pasar Andir terjadi sekitar pukul 22.00 WIB pada Rabu (26/8/2026). Api melanda sejumlah kios di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Dalam peristiwa tersebut, lima kios hangus terbakar. Sementara itu, dua kios lainnya ikut terdampak kobaran api.
Petugas gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk mengendalikan kebakaran. Tim berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, BPBD, dan Kodim 0611 Garut.
Kebakaran Pasar Andir Ditangani 7 Unit Damkar
Petugas mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran ke area pasar. Kendaraan suplai air turut membantu proses pemadaman.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut Basuki Eko, lokasi pasar dekat dengan permukiman warga. Karena itu, petugas bergerak cepat untuk mencegah api meluas.
“Kebakaran pada pukul 22.00 WIB, berhasil dipadamkan pukul 23.15 WIB oleh tujuh unit damkar dan water supply.”
Basuki mengatakan petugas mendapat dukungan BPBD dan Kodim 0611 Garut. Bantuan tersebut turut mempercepat penanganan kobaran api.
Penyebab Kebakaran Pasar Andir Masih Diselidiki
Api berhasil padam sekitar pukul 23.15 WIB setelah petugas bekerja selama kurang lebih satu jam. Namun, petugas belum langsung meninggalkan lokasi.
Selanjutnya, tim gabungan melakukan pendinginan di area pasar. Langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya kembali titik api.
Secara faktual, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran Pasar Andir tersebut. Meski begitu, pemilik kios mengalami kerugian material.
Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Nilai tersebut berasal dari dampak kerusakan dan kios yang terbakar.
Hingga Kamis (27/8/2026), penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, petugas menduga korsleting listrik memicu api dari salah satu kios.
Api kemudian cepat merembet ke bangunan lain dan material yang mudah terbakar. Dampaknya, lima kios hangus dan dua kios lain mengalami dampak kebakaran.

