Suara Dunia Nusantara – Ekonomi Indonesia kontraksi kuartalan sebesar 0,77 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya, di tengah pertumbuhan tahunan yang justru mencapai 5,61 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan kondisi ini sebagai perbedaan arah antara perhitungan tahunan dan kuartalan. Secara kuartal ke kuartal (q-to-q), angka minus 0,77 persen menunjukkan adanya penurunan aktivitas ekonomi dibanding periode akhir 2025. Sementara itu, secara tahunan (year on year/yoy), ekonomi tetap tumbuh positif. Mengapa Ekonomi Indonesia Kontraksi Kuartalan? Dalam konteks ekonomi Indonesia kontraksi kuartalan, perbandingan dilakukan antara kuartal I 2026 dengan…
Read MoreTag: Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Ungguli Sejumlah Negara Sejawat
SuaraDuniaNusantara.net – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 mencapai 5,39 persen (yoy), menjadi yang tertinggi sejak pandemi COVID-19. Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan capaian ini dalam konteks yang lebih luas: kinerja ekonomi nasional pada akhir 2025 relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara sejawat. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh 5,11 persen (ctc), menunjukkan daya tahan di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya stabil. Secara kuartalan, ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen. Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan tercatat Rp13.580,5 triliun, sementara atas dasar harga berlaku mencapai…
Read More