Distribusi BBM Sumatera Utara kembali normal setelah Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan penyaluran di berbagai wilayah. Masyarakat kini dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah, sementara stok dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan.
Distribusi BBM Sumatera Utara kembali berjalan normal. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak di berbagai SPBU telah pulih sehingga masyarakat dapat membeli BBM tanpa kendala berarti.
Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, mengatakan hasil pemantauan terbaru menunjukkan kondisi di lapangan terus membaik. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU juga mulai berkurang dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.
Menurutnya, prioritas utama Pertamina adalah memastikan masyarakat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Karena itu, perusahaan terus memantau distribusi secara intensif melalui berbagai sistem pengawasan.
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sumatera Utara
Prabu menjelaskan pihaknya telah memantau kondisi melalui Command Center sebagai pusat monitoring distribusi BBM. Selain itu, jajaran Pertamina juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Medan.
Berdasarkan hasil pemantauan melalui sistem CCTV dan pengecekan di lapangan, pelayanan kepada masyarakat kini berlangsung lebih efektif. Akibatnya, antrean kendaraan di SPBU berangsur kembali normal.
Selain memastikan kelancaran distribusi, Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Prabu.
Sementara itu, Pertamina juga meminta masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi yang beredar. Menurut Prabu, terdapat potongan video lama yang kembali dipublikasikan tanpa konteks sehingga berpotensi memicu kepanikan.
Ia menegaskan masyarakat sebaiknya memperoleh informasi mengenai stok dan distribusi BBM melalui kanal komunikasi resmi Pertamina agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.
Lebih lanjut, Prabu menyebut keberhasilan pemulihan distribusi tidak lepas dari kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam praktiknya, Pertamina mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam. Selain itu, perusahaan menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki, serta mengoptimalkan suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan stok BBM di Sumatera Utara tetap aman. Pertamina juga akan terus melakukan pemantauan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

