YOGYAKARTA, 26 Agustus 2026 — Festival Teater Dosen Indonesia (FTDI) 2026 resmi digelar pada 25–30 Agustus 2026 di lingkungan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Festival ini mempertemukan karya-karya dosen teater dari sejumlah perguruan tinggi seni di Indonesia.
Mengusung tema “Panggung Gagasan dalam Estetika Akademik“, FTDI diprakarsai oleh Jurusan Teater ISI Yogyakarta. Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara riset akademik, dramaturgi, isu sosial-kultural, dan praktik artistik, berbeda dari festival teater pada umumnya yang berorientasi pada kompetisi.
Salah satu karya yang tampil adalah “Cara Menjadi Sederhana” karya dan pertunjukan Ab Asmarandana dari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, dijadwalkan pentas Rabu (26/8/2026) pukul 21.00 WIB di Theater Arena ISI Yogyakarta. Karya ini mengangkat persoalan keseharian yang tampak sepele namun membuka pertanyaan lebih besar tentang ketergantungan manusia modern pada aturan dan prosedur, disampaikan melalui pendekatan teater absurd dan metateater.
Sejumlah karya lain turut mengisi rangkaian festival, di antaranya “Masa Yang Tertukar” karya Fitri Rahmah, “Hikayat Sepatu #2: Dikupung Kayu” karya Dr. Teuku Afifuddin, serta “RITE OF LIMA: Raso on the Tongue, Pareso in the Fingers” karya Wendy HS. Karya-karya ini berasal dari dosen teater berbagai perguruan tinggi seni di Indonesia.
Dalam festival ini, gagasan akademik tidak berhenti sebagai teori atau tulisan ilmiah, melainkan diuji melalui tubuh aktor, ruang, cahaya, bunyi, ritme, serta interaksi langsung dengan penonton. Panitia menyebut panggung sebagai tempat pengetahuan menemukan tubuhnya, sementara gagasan menemukan suaranya.
Penyelenggaraan FTDI 2026 menegaskan posisi festival sebagai laboratorium terbuka, tempat para dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai seniman yang mempertanggungjawabkan gagasan melalui karya pertunjukan.
Festival ini berlangsung hingga 30 Agustus 2026 di ISI Yogyakarta.

