Keigo Higashino meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat kanker kolorektal. Kepergian novelis misteri asal Jepang ini meninggalkan warisan lebih dari 100 buku yang dikenal luas hingga Indonesia.
Keigo Higashino meninggal dunia pada usia 68 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan melalui akun resmi X milik penerbitnya pada Senin, 27 Juli 2026. Novelis misteri asal Jepang itu wafat pada Kamis dini hari akibat kanker kolorektal.
Mengutip laporan The Japan Times, pihak keluarga telah menggelar prosesi pemakaman secara tertutup. Hingga kini, keluarga memilih menjaga privasi selama masa berkabung.
Keigo Higashino dikenal sebagai salah satu penulis novel misteri paling berpengaruh di Jepang. Selama perjalanan kariernya, ia menghasilkan 106 buku yang diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diadaptasi menjadi film maupun serial televisi.
Salah satu karya yang mengangkat namanya di tingkat internasional ialah The Devotion of Suspect X. Novel tersebut mengisahkan seorang guru matematika yang berusaha menyusun kejahatan sempurna demi melindungi seseorang yang dicintainya.
Melalui novel itu, Higashino meraih Naoki Prize pada 2006. Selain penghargaan tersebut, ia juga menerima Honkaku Mystery Award dan berbagai nominasi bergengsi selama berkiprah di dunia sastra Jepang.
Perjalanan Karier Keigo Higashino di Dunia Sastra
Keigo Higashino lahir di Osaka pada 1958. Sejak kecil, ia telah menaruh minat pada cerita misteri yang kemudian membentuk karakter karya-karyanya.
Sebelum menjadi penulis penuh waktu, Higashino bekerja sebagai insinyur di perusahaan komponen otomotif Denso. Meski menjalani pekerjaan tetap, ia terus menulis hingga akhirnya memutuskan berkarier sebagai novelis.
Karier profesionalnya dimulai pada 1985. Saat itu, naskah After School memenangkan Edogawa Rampo Prize sebelum diterbitkan sebagai novel debutnya pada tahun yang sama.
Selanjutnya, pada 2014, ia kembali memperoleh Yoshikawa Eiji Literature Prize berkat novel The Final Curtain. Popularitasnya terus meningkat dan menjadikannya salah satu penulis Jepang dengan jumlah pembaca terbesar di dunia.
Warisan Karya Keigo Higashino Tetap Berlanjut
Selain aktif menulis, Higashino pernah menjabat sebagai Presiden Mystery Writers of Japan pada periode 2009 hingga 2013. Meski begitu, ia dikenal jarang tampil di hadapan publik dan lebih memilih membiarkan karya-karyanya berbicara kepada para pembaca.
Menurut data penerbitnya, hingga 2023 seluruh karya Keigo Higashino telah terjual lebih dari 100 juta eksemplar di Jepang. Angka tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu novelis terlaris di negara tersebut.
Novel Terbaru Tetap Dijadwalkan Terbit
Meski telah berpulang, warisan sastra Keigo Higashino masih akan berlanjut. Novel terbarunya yang berjudul Eternal Memory dijadwalkan terbit pada bulan depan.
Di Indonesia, karya-karya Higashino juga memiliki banyak pembaca. Sejumlah novelnya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama sehingga semakin memperluas jangkauan pembacanya di Tanah Air.

