Indonesia di BRICS 2026: Diplomasi Global South dari Jakarta ke Dunia

Indonesia Global South

suaradunianusantara.net – Indonesia memasuki BRICS 2026 dengan mandat diplomasi Global South yang semakin menonjol. Keanggotaan penuh sejak 2025 memperluas peran Jakarta dalam diplomasi multilateral. Langkah ini berdampak lintas kawasan, dari forum internasional hingga jejaring diaspora. Indonesia hadir bukan sebagai penggembira. Ia membawa pengalaman panjang diplomasi nonblok. Posisi ini relevan di tengah fragmentasi global yang menguat. Diplomasi Multilateral Indonesia di Forum Global South Secara faktual, BRICS berkembang menjadi ruang koordinasi negara berkembang. Agenda mencakup reformasi multilateral, perdagangan, dan pembangunan. Indonesia masuk pada fase konsolidasi forum tersebut. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen…

Read More

Hilirisasi Ayam Danantara Perkuat Diplomasi Pangan dan Ketahanan Protein Indonesia

Ketahanan Protein Nasional

suaradunianusantara.net – Langkah Indonesia mempercepat hilirisasi ayam terintegrasi melalui investasi Rp20 triliun yang digagas Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bukan sekadar proyek domestik. Di balik pembangunan ekosistem perunggasan modern tersebut, tersimpan strategi lebih besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi pangan global sekaligus membangun fondasi ketahanan protein nasional sebagai bagian dari agenda geopolitik pangan masa depan. Ketahanan Protein sebagai Pilar Diplomasi Pangan Dalam lanskap global yang menghadapi tantangan krisis pangan, perubahan iklim, dan gangguan rantai pasok, negara dengan kapasitas produksi protein yang stabil memiliki posisi strategis dalam hubungan internasional. Hilirisasi…

Read More

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Ungguli Sejumlah Negara Sejawat

ekonomi Indonesia global

SuaraDuniaNusantara.net – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 mencapai 5,39 persen (yoy), menjadi yang tertinggi sejak pandemi COVID-19. Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan capaian ini dalam konteks yang lebih luas: kinerja ekonomi nasional pada akhir 2025 relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara sejawat. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh 5,11 persen (ctc), menunjukkan daya tahan di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya stabil. Secara kuartalan, ekonomi Indonesia tumbuh 0,86 persen. Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan tercatat Rp13.580,5 triliun, sementara atas dasar harga berlaku mencapai…

Read More

Merger Hilir Pertamina dan Implikasinya bagi Ketahanan Energi Regional

pertamina subholding

suaradunianusantara.net – PT Pertamina (Persero) meresmikan pembentukan pertamina subholding downstream dengan mengintegrasikan PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS). Merger yang berlaku per 1 Februari 2026 ini tidak hanya berdampak pada tata kelola energi nasional, tetapi juga membawa implikasi strategis bagi ketahanan energi kawasan. Dengan menyatukan fungsi pengolahan, logistik, dan distribusi dalam satu kendali, Pertamina membangun sistem hilir yang lebih solid. Dalam konteks regional, integrasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai jangkar stabilitas pasokan energi di tengah dinamika geopolitik global. Merger…

Read More

Beras Analog Uwi Perluas Pilihan Pangan Diaspora

Beras Analog

SuaraDuniaNusantara.net – Pengembangan beras analog berbahan uwi memperluas pilihan pangan non-padi tidak hanya bagi masyarakat di dalam negeri, tetapi juga bagi komunitas diaspora Indonesia yang mencari alternatif pangan berbasis bahan lokal. Beras analog adalah produk pangan tiruan non-padi yang dibuat menyerupai nasi dari segi bentuk dan tekstur. Uwi dipilih sebagai bahan baku utama karena kandungan patinya memungkinkan pengolahan menjadi nasi melalui teknologi ekstrusi. Produk ini dirancang agar dapat dikonsumsi layaknya nasi, sehingga mudah diterima oleh konsumen lintas wilayah dengan kebiasaan makan yang serupa. Riset dan Standar Mutu Penelitian Aziza Nur…

Read More

Iman Rachman Mengundurkan Diri Usai Gejolak IHSG, Bagaimana Respons Pasar?

Iman Rachman mengundurkan diri

suaradunianusantara.net – Keputusan Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung diuji oleh pasar. Di hari yang sama dengan pengumuman tersebut, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru bergerak fluktuatif, sempat menguat lalu kembali melemah. Gambaran ini menunjukkan bahwa respons pasar tidak hitam-putih, melainkan penuh kehati-hatian di tengah tekanan sentimen global dan domestik. Pengunduran diri itu diumumkan pada Jumat, 30 Januari 2026, dalam pernyataan singkat tanpa sesi tanya jawab. Bagi pelaku pasar, momentum dan reaksi indeks menjadi indikator pertama untuk membaca dampak keputusan tersebut. Pergerakan…

Read More

Uwi Ungu Bukan Ubi Ungu, Jejak Pangan Lokal dalam Arus Global

Uwi Ungu

SuaraDuniaNusantara.net—Di tengah arus globalisasi pangan, penyamaan uwi ungu dan ubi ungu masih sering terjadi. Kesalahan ini berangkat dari kemiripan warna, namun mengabaikan fakta bahwa keduanya memiliki sejarah dan peran berbeda dalam lanskap pangan Nusantara. Uwi ungu merupakan Dioscorea alata, tanaman rambat berumbi tunggal besar dengan masa panen panjang. Ubi ungu adalah Ipomoea batatas, tanaman menjalar yang cepat panen dan produktif. Perbedaan ini mencerminkan adaptasi ekologis yang tidak sama. Sejarah menunjukkan uwi sebagai bagian dari pangan lokal Nusantara sejak lama. Umbi ini tumbuh dalam sistem ladang dan hutan, berfungsi sebagai cadangan…

Read More

Arkeologi Pangan Menunjukkan Uwi Lebih Dulu dari Padi

Uwi Ungu

SuaraDuniaNusantara.net—Kajian arkeologi menunjukkan bahwa uwi telah dibudidayakan sejak masa prasejarah di Nusantara, mendahului padi sawah yang kemudian menjadi simbol pertanian menetap. Arkeolog Australia Peter Bellwood mencatat bahwa pada periode neolitik, sekitar 4.500–2.500 tahun lalu, komunitas kepulauan Indonesia telah menanam uwi bersama sagu dan pisang. Pada fase ini, sistem sawah belum menjadi infrastruktur produksi pangan. Pilihan pada umbi mencerminkan strategi adaptasi komunitas awal yang bergerak di antara hutan dan permukiman. Bukti Situs Jawa Analisis butir pati dari Situs Kendenglembu dan Rejosari menunjukkan pemanfaatan uwi bersama berbagai umbi lain. Penelitian Priyatno Hadi…

Read More

Uwi dalam Diplomasi Pangan dan Identitas Jawa

Uwi - (Dioscorea alata)

SuaraDuniaNusantara.net — Sebelum beras menguasai sistem pangan nasional, uwi menjadi bagian penting dari ketahanan pangan masyarakat Jawa, sekaligus mencerminkan hubungan manusia dan lingkungan yang seimbang. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pola konsumsi berbasis umbi berkembang jauh sebelum sistem sawah irigasi meluas. Uwi tumbuh di lahan kering tanpa ketergantungan infrastruktur besar, menjadikannya adaptif dan efisien. Pada masa kerajaan agraris, beras memiliki nilai simbolik dan politik. Namun konsumsi beras masih terbatas. Umbi-umbian tetap menopang kebutuhan harian masyarakat luas. Perubahan drastis terjadi pada era penjajahan Belanda. Padi diprioritaskan sebagai komoditas strategis. Umbi-umbian dipinggirkan dari…

Read More

Ketika Uwi Nusantara Menguat di Luar Negeri

Uwi Ungu

SuaraDuniaNusantara.net—Uwi merupakan bagian dari sejarah pangan Nusantara yang kini menemukan rumah baru di berbagai belahan dunia. Berasal dari tanah Jawa, umbi ini justru berkembang sebagai pangan strategis di Afrika dan Asia Timur. Catatan sejarah menunjukkan uwi telah diperdagangkan sejak masa Dinasti Liao hingga Dinasti Ming di China. Selat Malaka menjadi jalur penting distribusi, mempertemukan produsen dan konsumen lintas wilayah Asia. Di Indonesia, transformasi pola konsumsi menuju beras menyebabkan uwi kehilangan peran. Budidaya menurun dan pemanfaatannya semakin terbatas. Praktik Lintas Negara Di Yunnan, China, uwi dipelihara secara berkelanjutan dengan teknik pertanian…

Read More