suaradunianusantara.net – Dinamika atmosfer di kawasan ekuator mulai menunjukkan pergeseran signifikan seiring menguatnya pengaruh Monsun Australia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa peralihan aliran massa udara dari Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi katalis utama datangnya musim kemarau lebih awal di tanah air. Fenomena sirkulasi angin global ini membawa massa udara kering dan dingin dari daratan Australia menuju wilayah Indonesia. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa indikator dimulainya masa kering ini terlihat jelas dari dominasi Angin Timuran yang mulai konsisten. Pada April 2026,…
Read More