Ciptagelar Pertahankan Kepemimpinan Abah dalam Sistem Adat Leluhur

Pemukiman masyarakat Kasepuhan Cipta Alam

SuaraDuniaNusantara.net—Kasepuhan Gelar Alam di Ciptagelar terus menjaga sistem kepemimpinan adat yang dipusatkan pada Abah dan Rorokan. Struktur ini tidak hanya menjaga keteraturan internal komunitas, tetapi juga menjadi representasi diplomasi budaya Sunda kepada dunia. Sejarah mereka bermula dari jejak kerajaan Prabu Siliwangi di Cipatat. Para pemuka adat berpindah mengikuti wangsit leluhur hingga menetap di Ciptagelar. Tradisi perpindahan itu, atau ngalalakon, dipahami sebagai upaya mengembalikan komunitas pada tatanan awal. “Wangsit adalah bagian dari kebo mulih pakandangan,” ujar para tetua. Uga sebagai Mandat Adat Uga menjadi dasar tindakan dan keputusan masyarakat. Uga Wangsit…

Read More