SuaraDuniaNusantara.net – Pemerintah Indonesia memastikan pembangunan dua Kampung Haji permanen di Makkah sebagai bagian dari penguatan layanan bagi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Kepala Danantara Rosan Roeslani menjelaskan Kampung Haji pertama berlokasi di kawasan Thakher, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Kompleks ini mencakup tiga menara hotel dengan kapasitas 4.383 jamaah dan ditargetkan digunakan mulai haji 2026.
“Aset ini menjadi milik pemerintah Indonesia,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.
Akuisisi dilakukan melalui kerja sama dengan Thakher Development Company senilai sekitar US$500 juta. Selain itu, pemerintah juga tengah mengikuti lelang lahan di kawasan Western Hindawiyah untuk Kampung Haji kedua dengan estimasi investasi hingga US$800 juta.
Rosan menyebut dua lokasi ini akan mempermudah pengelolaan arus jamaah dan distribusi layanan selama musim haji.***
