SuaraDuniaNusantara.net—Pemerintah Kabupaten Kediri membahas pengembangan Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno sebagai laboratorium pendidikan karakter bangsa dalam rapat koordinasi lintas sektor, Senin (19/1/2026). Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat diplomasi nilai kebangsaan dari tingkat lokal.
Rapat yang digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul tersebut dipimpin Bakesbangpol Kabupaten Kediri dan melibatkan berbagai instansi daerah, unsur pendidikan, keagamaan, serta TNI dan Polri.
Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri, Suhardono, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri yang telah menginisiasi rapat koordinasi bersama dinas-dinas terkait,” ujarnya pada Selasa (20/1/2026).
Forum menilai bahwa penguatan karakter bangsa dapat dimulai dari ruang-ruang sejarah yang memiliki makna simbolik kuat, sekaligus relevan dengan tantangan generasi muda.
Laboratorium Karakter dan Jejak Kebangsaan
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Wawan Sugiraharjo, S.AP., M.M., mengusulkan agar Situs Ndalem Pojok difungsikan sebagai laboratorium pendidikan karakter bangsa. Konsep ini menekankan pembentukan karakter melalui pendekatan spiritual, intelektual, dan kultural.
Program Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Karakter Jati Diri Bangsa yang telah berjalan dipandang sebagai modal awal. Program tersebut dinilai telah mengintegrasikan nilai kebangsaan dalam pembinaan generasi muda.
Sebagai tindak lanjut, forum menyepakati pengajuan surat resmi kepada Bupati Kediri untuk memohon arahan dan dukungan pemerintah daerah. Kushartono menyampaikan bahwa kurikulum Binlat disusun bersama PCTA Indonesia dan Perkumpulan Instruktur Pegiat Jati Diri Bangsa (Pipjatbang).
Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Kediri sebagai daerah yang aktif mengarusutamakan pendidikan karakter berbasis nilai kebangsaan. ***
