Petro Gladiator memasuki tahap pengembangan setelah diterapkan di berbagai daerah. Program pemanfaatan limbah pertanian kini diperluas untuk meningkatkan kualitas tanah dan efisiensi pemupukan di Indonesia.
Petro Gladiator terus memasuki tahap pengembangan setelah penerapannya diperluas ke 11 kabupaten di Indonesia. Inovasi yang mengolah limbah pertanian menjadi nutrisi organik cair tersebut kini diarahkan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah secara lebih luas.
Pengembangan program dilakukan setelah lahan percontohan di Kabupaten Malang menunjukkan implementasi awal pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan organik yang dikembalikan ke lahan.
Selanjutnya, tim inovasi menargetkan penerapan Petro Gladiator dapat menjangkau wilayah lain di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mempercepat upaya meningkatkan kesehatan tanah sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian.
Pengembangan Petro Gladiator Dilengkapi Pendampingan Petani
Selain memperluas penerapan, Petrokimia Gresik juga memperkuat pendampingan kepada petani. Perusahaan menyediakan layanan uji tanah secara gratis untuk mengetahui kondisi lahan sebelum menentukan rekomendasi pemupukan.
Tak hanya itu, petani memperoleh pendamping lapangan yang membantu proses penerapan teknologi di setiap wilayah. Dengan cara tersebut, perubahan pola budidaya diharapkan berlangsung lebih terarah.
Dalam konteks tersebut, perusahaan juga menghadirkan aplikasi Agrofertil. Aplikasi ini memberikan rekomendasi pemupukan berdasarkan kondisi lahan sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efisien.
Perbaikan Tanah Dilakukan Secara Bertahap
Anggota tim Petro Gladiator, Cysilla Fransiska Devi, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas tanah tidak terjadi secara instan. Menurutnya, proses tersebut memerlukan penerapan yang berkelanjutan agar kandungan bahan organik terus meningkat.
Seiring kualitas tanah membaik, kemampuan tanah menyerap pupuk menjadi lebih optimal. Dampaknya, produktivitas tanaman juga dapat meningkat secara bertahap.
Di sisi lain, program ini turut diarahkan untuk membantu petani kecil menghadapi tantangan perubahan iklim. Perbaikan kualitas tanah dinilai menjadi salah satu langkah menjaga keberlanjutan usaha pertanian.
Inovasi Indonesia Bersiap Tampil di Forum Internasional
Yang menjadi sorotan, Petro Gladiator sebelumnya terpilih sebagai inovasi terbaik pada ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2026. Tim inovasi dijadwalkan mempresentasikan program tersebut pada UN Leader Summit di New York, Amerika Serikat, pada Agustus 2026.
Pengakuan tersebut memperkuat langkah pengembangan inovasi sekaligus membuka peluang penerapan yang lebih luas. Fokus program tetap diarahkan pada pemanfaatan limbah pertanian, peningkatan kualitas tanah, serta efisiensi pemupukan yang berkelanjutan.

