Tokoh Ormas Ingatkan NU–Muhammadiyah Soal WIUP, Soroti Risiko Konflik dan Dampak ke Komunitas Lokal

Foto Ilustrasi areal tambang. (Istimewa)

SuaraDuniaNusantara.net — Desakan agar NU dan Muhammadiyah meninjau kembali penerimaan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) kembali menguat setelah banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Dua tokoh ormas Islam, Din Syamsuddin dan Savic Ali, menilai konsesi tambang yang diberikan pemerintah tidak hanya mengandung risiko tata kelola internal, tetapi juga berdampak pada komunitas lokal yang selama ini menjadi perhatian utama kedua organisasi. Seruan Din Syamsuddin untuk Muhammadiyah Dalam pernyataan Senin (1/12/2025), Din meminta organisasi mengembalikan tawaran WIUP. “Saya sejak awal menyarankan Muhammadiyah tidak terpengaruh…

Read More